Masa kecil Galileo dihabiskan dengan belajar di rumah di bawah bimbingan ayahnya. Baru ketika usianya menginjak 11 tahun ia dikirim ke Benedictine Monastery of Santa Maria di Vallombrosa, sebuah sekolah khusus buat anak-anak para bangsawan. Di sana Galileo belajar tentang banyak hal, antara lain bahasa Latin, Yunani, agama dan musik. Sejak masa kanak-kanak Galileo adalah orang yang tidak mudah menerima kenyataan tanpa bukti.
Kemudian ayahnya mengirimkan Galileo ke Universitas Pisa untuk belajar obat-obatan, tetapi ia ternyata lebih menyukai matematika dan fisika. Galileo tertarik dengan teori yang dikemukakan oleh Aristotle, bahwa benda yang beratnya berbeda jika dijatuhkan dari atas, kecepatan jatuhnya ke bawah akan berbeda juga. Sedangkan Galileo beranggapan hujan batu es yang turun sampai ke tanah akan jatuh pada saat yang bersamaan tanpa menghiraukan perbedaan berat batu es tersebut. Galileo kemudian melakukan eksperimen dengan menjatuhkan bola dari puncak Leaning Tower of Pisa. Hasil percobaan itu menjadi sebuah teori baru dalam dunia fisika.
Tahun 1589, pada usianya yang keduapuluh lima, Galileo diangkat menjadi guru besar matematika di Universitas Pisa. Pada masa itu banyak sekali penemuan-penemuan baru dalam bidang astronomi, fisika, matematika dan ilmu optik yang terus digali oleh Galileo. Karya Galileo kemudian merambah ke penemuan geometrical dan military compass. Ia juga membuat thermoscope, tripod microscope, telescope.
Galileo menemukan tiga satelit alami Jupiter -Io, Europa, dan Callisto- pada 7 Januari 1610. Empat malam kemudian, ia menemukan Ganymede. Ia juga menemukan bahwa bulan-bulan tersebut muncul dan menghilang, gejala yang ia perkirakan berasal dari pergerakan benda-benda tersebut terhadap Jupiter, sehingga ia menyimpulkan bahwa keempat benda tersebut mengorbit planet.
Galileo adalah salah satu orang Eropa pertama yang mengamati bintik matahari, diperkirakan Astronomi astronom Tionghoa sudah mengamatinya sejak lama. Selain itu, Galileo juga adalah orang pertama yang melaporkan adanya gunung dan lembah di bulan, kesimpulan yang diambil melihat dari pola bayangan yang ada di permukaan. Ia kemudian memberi kesimpulan bahwa bulan itu "kasar dan tidak rata, seperti permukaan bumi sendiri", tidak seperti anggapan Aristoteles yang menyatakan bulan adalah bola sempurna.
Galileo juga mengamati planet Neptunus pada 1612 namun ia tidak menyadarinya sebagai planet. Pada buku catatannya, Neptunus tercatat hanya sebagai sebuah bintang yang redup.
Ia menyembunyikan temuannya yang dapat dianggap "berbahaya" oleh pihak yang berwajib ini dalam bentuk permainan kata dalam bahasa. Pada tahun 1611 Galileo pergi ke Roma untuk membicarakan temuannya mengenai matahari dan posisinya di alam semesta dengan para pemuka agama. Dewan gereja tidak bisa menerima pandangan Galileo yang didasari teori heliosentris (matahari sebagai pusat peredaran tata surya) dari Copernicus karena bertentangan dengan doktrin gereja yang sudah mapan. Galileo dianggap menentang Gereja dan dijatuhi hukuman tahanan rumah. Ia diasingkan di Siena sampai kemudian kesehatannya semakin menurun bahkan mengalami kebutaan. Akhirnya ia menghembuskan nafas terakhirnya di Arcetri, Italia pada tanggal 8 Januari 1642. (An)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar