ZGMF-X20A (Strike Freedoom Gundam)

ZGMF-X20A (Strike Freedoom Gundam)

Jumat, 11 November 2011

Observatorium Bosscha (Indonesia)

Bosscha 2003.jpg
Organisasi Institut Teknologi Bandung
Letak Lembang, Jawa Barat, Indonesia
Koordinat
6°49′28″S 107°36′56″E
Ketinggian 1.310 m (4.296 kaki)
Pendirian 1923
Observatorium Bosscha merupakan salah satu tempat peneropongan bintang tertua di Indonesia. Observatorium Bosscha berlokasi di Lembang, Jawa Barat, sekitar 15 km di bagian utara Kota Bandung dengan koordinat geografis 107° 36' Bujur Timur dan 6° 49' Lintang Selatan. Tempat ini berdiri di atas tanah seluas 6 hektare, dan berada pada ketinggian 1310 meter di atas permukaan laut atau pada ketinggian 630 m dari plato Bandung. Kode observatorium Persatuan Astronomi Internasional untuk observatorium Bosscha adalah 299.

Sejarah


Observatorium Bosscha (1900-40)
Observatorium Bosscha (dahulu bernama Bosscha Sterrenwacht) dibangun oleh Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging (NISV) atau Perhimpunan Bintang Hindia Belanda. Pada rapat pertama NISV, diputuskan akan dibangun sebuah observatorium di Indonesia demi memajukan Ilmu Astronomi di Hindia Belanda. Dan di dalam rapat itulah, Karel Albert Rudolf Bosscha, seorang tuan tanah di perkebunan teh Malabar, bersedia menjadi penyandang dana utama dan berjanji akan memberikan bantuan pembelian teropong bintang. Sebagai penghargaan atas jasa K.A.R. Bosscha dalam pembangunan observatorium ini, maka nama Bosscha diabadikan sebagai nama observatorium ini.
Pembangunan observatorium ini sendiri menghabiskan waktu kurang lebih 5 tahun sejak tahun 1923 sampai dengan tahun 1928.
Publikasi internasional pertama Observatorium Bosscha dilakukan pada tahun 1933. Namun kemudian observasi terpaksa dihentikan dikarenakan sedang berkecamuknya Perang Dunia II. Setelah perang usai, dilakukan renovasi besar-besaran pada observatorium ini karena kerusakan akibat perang hingga akhirnya observatorium dapat beroperasi dengan normal kembali.
Kemudian pada tanggal 17 Oktober 1951, NISV menyerahkan observatorium ini kepada pemerintah RI. Setelah Institut Teknologi Bandung (ITB) berdiri pada tahun 1959, Observatorium Bosscha kemudian menjadi bagian dari ITB. Dan sejak saat itu, Bosscha difungsikan sebagai lembaga penelitian dan pendidikan formal Astronomi di Indonesia.

Fasilitas

Terdapat 5 buah teleskop besar, yaitu:
  • Teleskop Refraktor Ganda Zeiss
Teleskop ini biasa digunakan untuk mengamati bintang ganda visual, mengukur fotometri gerhana bintang, mengamati citra kawah bulan, mengamati planet, mengamati oposisi planet Mars, Saturnus, Jupiter, dan untuk mengamati citra detail komet terang serta benda langit lainnya. Teleskop ini mempunyai 2 lensa objektif dengan diameter masing-masing lensa 60 cm, dengan titik api atau fokusnya adalah 10,7 meter.
  • Teleskop Schmidt Bima Sakti
Teleskop ini biasa digunakan untuk mempelajari struktur galaksi Bima Sakti, mempelajari spektrum bintang, mengamati asteroid, supernova, Nova untuk ditentukan terang dan komposisi kimiawinya, dan untuk memotret objek langit. Diameter lensa 71,12 cm. Diameter lensa koreksi biconcaf-biconfex 50 cm. Titik api/fokus 2,5 meter. Juga dilengkapi dengan prisma pembias dengan sudut prima 6,10, untuk memperoleh spektrum bintang. Dispersi prisma ini pada H-gamma 312A tiap malam. Alat bantu extra-telescope adalah Wedge Sensitometer, untuk menera kehitaman skala terang bintang , dan alat perekam film
  • Teleskop Refraktor Bamberg
Teleskop ini biasa digunakan untuk menera terang bintang, menentukan skala jarak, mengukur fotometri gerhana bintang, mengamati citra kawah bulan, pengamatan matahari, dan untuk mengamati benda langit lainnya. Dilengkapi dengan fotoelektrik-fotometer untuk mendapatkan skala terang bintang dari intensitas cahaya listrik yang di timbulkan. Diameter lensa 37 cm. Titik api atau fokus 7 meter.
  • Teleskop Cassegrain GOTO
Dengan teleskop ini, objek dapat langsung diamati dengan memasukkan data posisi objek tersebut. Kemudian data hasil pengamatan akan dimasukkan ke media penyimpanan data secara langsung. Teropong ini juga dapat digunakan untuk mengukur kuat cahaya bintang serta pengamatan spektrum bintang. Dilengakapi dengan spektograf dan fotoelektrik-fotometer
  • Teleskop Refraktor Unitron
Teleskop ini biasa digunakan untuk melakukan pengamatan hilal, pengamatan gerhana bulan dan gerhana matahari, dan pemotretan bintik matahari serta pengamatan benda-benda langit lain. Dengan Diameter lensa 13 cm, dan fokus 87 cm

Direktur/kepala


Petugas di observatorium Bosscha di masa Hindia Belanda

Beberapa nama berikut pernah menjabat sebagai direktur/kepala :
  1. 1923 - 1940: Dr. Joan Voƻte
  2. 1940 - 1942: Dr. Aernout de Sitter
  3. 1942 - 1946: Prof. Dr. Masashi Miyaji
  4. 1946 - 1949: Prof. Dr. J. Hins
  5. 1949 - 1958: Prof. Dr. Gale Bruno van Albada
  6. 1958 - 1959: Prof. Dr. O. P. Hok dan Santoso Nitisastro (pejabat sementara)
  7. 1959 - 1968: Prof. Dr. The Pik Sin
  8. 1968 - 1999: Prof. Dr. Bambang Hidayat
  9. 1999 - 2004: Dr. Moedji Raharto
  10. 2004 - 2006: Dr. Dhani Herdiwijaya
  11. 2006 - 2010: Dr. Taufiq Hidayat
  12. 2010 - sekarang: Dr. Hakim Luthfi Malasan

Kendala yang dihadapi Observatorium Bosscha

Saat ini, kondisi di sekitar Observatorium Bosscha dianggap tidak layak untuk mengadakan pengamatan. Hal ini diakibatkan oleh perkembangan pemukiman di daerah Lembang dan kawasan Bandung Utara yang tumbuh laju pesat sehingga banyak daerah atau kawasan yang dahulunya rimbun ataupun berupa hutan-hutan kecil dan area pepohonan tertutup menjadi area pemukiman, vila ataupun daerah pertanian yang bersifat komersial besar-besaran. Akibatnya banyak intensitas cahaya dari kawasan pemukiman yang menyebabkan terganggunya penelitian atau kegiatan peneropongan yang seharusnya membutuhkan intensitas cahaya lingkungan yang minimal. Sementara itu, kurang tegasnya dinas-dinas terkait seperti pertanahan, agraria dan pemukiman dikatakan cukup memberikan andil dalam hal ini. Dengan demikian observatorium yang pernah dikatakan sebagai observatorium satu-satunya di kawasan khatulistiwa ini menjadi terancam keberadaannya.

Sumber: wikipedia.com

Selasa, 08 November 2011

75 cara melestarikan lingkungan di sekitar kita

Sebarkan Tip ini kepada tiap orang yang anda jumpai. Memang lidah tak
bertulang, berbicara memang lebih mudah dibanding melakukannya.
Padahal tanpa banyak bicarapun sebenarnya kita semua bisa ikut
mengambil bagian dalam upaya pelestarian lingkungan

1. Jangan menggunakan listrik untuk penerangan atau peralatan
kecuali jika anda benar-bnar sedang menggunakannya, jika tidak
menggunakannya matikanlah !
2. Menggunakan lampu luorescent (neon) yang hemat energi.
3. Pergunakan penerangan, pembangkit listrik, unit-unit pemanas
bertenaga surya.
4. Manfaatkan lebih banyak penerangan cahaya alam.
5. Pergunakan ventilasi yang struktural untuk penyejuk ruangan
daripada menggunakan Air Condition (AC)
6. Pergunakan air dingin, bukan air panas.
7. Pastikan peralatan bertenaga listrik tetap efisien dan terawat
dengan baik
8. Pengendalian penerangan, alat pendingin udara secara otomatis,
misal dengan alat sensor cahaya
9. Pergunakan alat-alat pematul cahaya untuk menggantikan lampu
penerangan.
10. Pergunakan film pelapis kaca atau rayban untuk mengurangi panas
matahari.
11. Tanamlah tanaman sebanyak mungin di kebun anda untuk mengurangi
karbondiosida.
12. Jangan membakar apa saja, bahkan rokok.
13. Lengkapi mobil atau motor anda dengan katalisator.
14. Jika anda menghentikan kendaraan dalam waktu yang tidak lama,
jangan matikan mesin kendaraan anda.
15. Kurangi bawaan pada kendaraan anda untuk mengurangi beban,
bahkan mengeluarkan sebatang pensil dari kendaraanpun akan membantu.
16. Jangan membuang sesuatu yang dapat di daur ulang, seperti kaleng
aluminium dan kertas. Simpan dan berikan pemulung untuk dijual kembali.
17. Meminimalisir penggunaan styrofoam (gabus sintetik) untuk
bungkus makanan.
18. Lihat dan periksa kembali jika anda menggunakan aerosol, cat,
AC, apakah mengandung khlorofluorokarbon (CFC).
19. Jangan beli barang apapun yang langsung dibuang sesudah dipakai
sekali, jika ada barang sejenis yang dapat dibeli sebagai investasi
jangka panjang.
20. Belilah produk yang anda sukai sehingga produk tersebut tidak
perlu diganti sampai benar-benar rusak dan tidak dapat dipakai kembali.
21. Cobalah untuk tidak memiliki barang yang hanya memiliki nilai
estetika saja.
22. Berhati-hati dengan barang plastik yang anda beli karena ada
beberapa jenis plastik tidak dapat di daur ulang.
23. Bawalah tas anda sendiri jika hendak berbelanja yang terbuat
dari kain atau kanvas untuk mengurangi produk plastik.
24. Katakan pada seseorang jika anda melihatnya membuang sampah
secara sembarangan.
25. Jangan sekali-sekali memotong tanaman atau menebang pohon karena
tetumbuhan membantu menyelamatkan bumi.
26. Sirami taman anda dengan air hujan, buat sistem tadah hujan.
27. Pergunakan air sehemat mungkin untuk mencuci kendaraan dan
menyiram kebun anda.
28. Pisahkan sampah yang dapat di daur ulang dan tidak.
29. Jangan membuang sampah kedalam saluran air, terusan air, sungai
dan laut.
30. Jangan gunakan bahan kimia terutama bahan detergen dan bahan
pembersih yang mengandung phospat.
31. Pakailah bahan pengganti zat kimia dalam rumah misal jus lemon
dicampur dengan garam,cuka dan amoniak.
32. Jangan menggunakan air lebih dari yang anda perlukan.
33. Apabila mungkin, air di daur ulang.
34. Jangan menggunakan air untuk membersihkan halaman jika dapat
dibersihkan dengan sapu.
35. Pastikanlah agar keran bekerja dengan baik dan pergunakan
pancuran yang mengalir pelan.
36. Periksa pembilas toilet berada dalam keadaan baik untuk
menghindarkan pembilasan yang tidak perlu.
37. Simpan air bekas dan mesin cuci pakaian untuk mencuci kendaraan
anda.
38. Biasakan meminum air dengan tidak menyisakan air dalam gelas.
39. Jangan melakukan perjalanan, kecuali anda terpaksa melakukannya.
40. Jangan melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi, kecuali
jika anda memang terpaksa.
41. Pergunakan kendaraan umum untuk mengurangi kemacetan, karbon
monoksida dan ongkos parkir.
42. Pergunakan sepeda, jika jarak yang ditempuh relatif dekat.
43. Pergunakan bahan bakar yang bebas timah (unleaded fuel)
44. Pergunakan bahan bakar beroktan rendah.
45. Mengkonversi mesin kendaraan anda untuk memakai gas alam yang
dipadatkan.
46. Merawat mesin dengan teratur.
47. Pilih kendaraan yang menggunakan bahan bakar paling efisien.
48. Jika hendak mencetak (nge-print) periksa setting print terlebih
dahulu, pergunakan cetak draft untuk menghemat tinta.
49. Pergunakan dibalik kertas yang telah terpakai untuk kebutuhan
intern.
50. Jangan pergunakan gambar-gambar yang yang tidak dibutuhkan dalam
sebuah tulisan, karena gambar membutuhkan tinta yang lebih.
51. Pilih jenis dan ukuran huruf yang standart.
52. Jangan mempergunakan pupuk yang mengandung zat kimia atau
penyalahgunaan pestisida.
53. Pergunakan bahan kimia untuk tanaman herbisida dan fungisida
seefisien mungkin.
54. Mulailah menanam tanaman dengan teknik hidroponik (ditanam tanpa
menggunakan tanah dan hanya memberi gizi secukupnya di dalam air.
55. Untuk pedagang keliling, jangan menghidupkan alat-alat yang
menimbulkan suara bising, kecuali untuk memberikan demonstrasi kepada
konsumen.
56. Menghindarkan musik pengiring ditempat-tempat publik.
57. Jangan mengoperasikan peralatan pada jam-jam puncak istirahat.
58. Hindari memperdengarkan musik bersuara keras, sehingga
mengaburkan bunyi pengumuman yang penting.
59. Pastikan bahwa peralatan benar-benar kedap suara dan diservis
untuk memperkecil suara bising.
60. Pakailah alat penutup telinga jika bekerja pada mesin yang
bersuara bising.
61. Pastkan agar produk yag menimbulkan suara mengeluarkan suara
sekecil mungkin atau diisolasi.
62. Gunakanlah alat-alat musik pada tingkat suara yang wajar dan
tidak memekakkan telinga.
63. Jangan menempel poster,atribut organisasi atau hal-hal yang
berbau promosi di dinding atau tembok di area publik.
64. Hindari pemasangan tanda penunjuk atau rambu lebih dari satu
sehingga orang tidak dibingungan dengan rambu itu.
65. Pasanglah reklame atau baliho pada tingkat kewajaran.
66. Jangan bangun pabrik yang menimbulkan pencemaran di daerah
pemukiman.
67. Pastikan adanya prasarana yang memadai untuk pembuangan seluruh
limbah.
68. Meminimalisir tingkat asap beracun dan limbah cair yang rendah.
69. Cari informasi dari pemerintah mengenai standar pencemaran udara
dan air yang dapat diterima.
70. Pergunakan bahan bakar yang paling sedikit menimbulkan pencemaran.
71. Pergunakan teknologi pembersih atau anti pencemaran yang ada
untuk menjaga agar prosesing pabrik anda menjadi bersih.
72. Hindarkan pemakaian bahan-bahan beracun, kecuali jika hal
tersebut sangat diperlukan sekali.
73. Jangan menanam limbah beracun tanpa nasehat ahli.
74. Jangan membuang limbah beracun di luar pabrik anda.
75. Jangan membakar limbah industri di tempat terbuka. (Sumber: Kompas.com)

Apapun yang anda lakukan dan apapun yang anda beli, pikirkan apakah
anda merusak lingkungan kita??

Kamis, 03 November 2011

ZGMF-X20A (Strike Freedoom Gundam)

  • Nama asli: Strike Freedoom Gundam
  • Nomor model: ZGMF-X20A
  • Pilot: Kira Yamato
  • Jenis unit: prototipe mobile suit untuk penyerangan (assault)
  • Pembuat: Terminal/Aliansi Tiga Kapal (berdasarkan desain ZMGF-X10A Freedom)
  • Pengguna: Aliansi Tiga Kapal; Orb
  • Pertama kali digunakan: Cosmic Era 74
  • Akomodasi: hanya pilot, dalam kokpit yang terletak pada bagian dada.
  • Tinggi: 18.88 meter
  • Berat: 80.09 metrik ton
  • Sumber daya: reaktor nuklir hyper deuterion ultrakompak
  • Fitur:
    • sensor, jarak tidak diketahui
    • Variable Phase Shift (VPS) armor
    • Neutron Jammer Canceler  
    • DRAGON System
  •  Kemampuan Khusus: dapat mengunci banyak sasaran sekaligus
  • Senjata:
    • 2 x MMI-GAU27D 31mm CIWS, fire-linked, diletakkan di kepala
    • MGX-2235 "Callidus" multi-phase beam cannon, diletakkan di dada
    • 2 x MA-M02G "Super Lacerta" beam saber, diletakkan di paha, dibawa dengan tangan ketika digunakan, dapat digabungkan
    • 2 x MMI-M15E "Xiphias 3" rail cannon, dilipat di bawah paha, dilebarkan saat hendak digunakan
    • 2 x MX2200 beam shield generator, diletakkan pada lengan atas
    • 2 x MA-M21KF high-energy beam rifle, diletakkan pada pinggul, dibawa dengan tangan saat digunakan
    • 1 x Shield 
  • Senjata opsional (terdapat dalam METEOR):
    • 2 x 120cm high-energy beam cannon
    • 2 x 93.7cm high-energy beam cannon
    • 2 x MA-X200 beam sword
    • 77 x 60cm "Erinaceus" anti-ship missile launchers (22 per pod, 12 per arm unit, 9 on tail fin)
  • Senjata tangan osional:Tidak ada
  • Senjata jarak jauh: EQFU-3X Super DRAGOON mobile weapon wings (8 x MA-80V beam assault cannon)
  • METEOR adalah sebuah Senjata yang dipasang pada punggung ZGMF-X20A 
Sumber:wikipedia.com dan Inspirasi sendiri